George Aditjondro Gagal Bertemu Sultan

tempo-engYOGYAKARTA — Sosiolog George Junus Aditjondro gagal bertemu dengan Raja Keraton Yogyakarta yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, kemarin. George datang ke Kepatihan untuk meminta maaf kepada Sultan atas pernyataannya yang dinilai Forum Masyarakat Yogyakarta menyinggung Keraton Yogyakarta. Tapi Sultan sedang tak berada di Kepatihan.

Continue reading…


BUNTUT DISKUSI TANAH KERATON: Polisi Mulai Periksa Penyelenggara Diskusi

tempo-engSLEMAN — Kepolisan Daerah Yogyakarta mulai melakukan proses hukum kasus dugaan pelecehan Keraton Yogyakarta oleh penulis buku Gurita Cikeas George Junus Aditjondro. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta Komandan Besar Polisi Kris Erlangga telah memanggil para saksi.”Hari ini ada tiga saksi yang diperiksa. Dari panitia penyelenggara dulu,” kata juru bicara Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi Anny Pudjiastuti kepada Tempo kemarin.

Continue reading…


Tanah Sultan dan Pakualaman Digugat

tempo-engYOGYAKARTA – Isu penolakan terhadap rencana penambangan pasir besi di enam desa dari tiga kecamatan di pesisir Pantai Kulon Progo kini bergeser menjadi isu penyerobotan tanah petani oleh pemerintah. Petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Lahan Pantai Kulonprogo menyatakan tanah yang akan dijadikan tambang pasir besi oleh PT Jogja Magasa Iron secara sah milik mereka. “Sampai kapan pun kami akan mempertahankan lahan kami, kami akan terus bertani,” kata koordinator PPLP dalam diskusi publik bertema “Membedah Status Sultan Ground dan Pakualaman Ground dalam Keistimewaan Yogyakarta” di Auditorium Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kemarin.

Continue reading…


BUNTUT DISKUSI TANAH KERATON: Petani Pesisir Kulon Progo Bela George Aditjondro

tempo-engYOGYAKARTA — Petani lahan pantai Kulon Progo membela George Aditjondro yang dilaporkan oleh Forum Masyarakat Yogyakarta ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik Keraton. “Para petani justru membela George karena dia jelas-jelas menginginkan Sultan bisa mengayomi para petani,” ujar Widodo, salah satu koordinator Paguyuban Petani Lahan Pantai Kulon Progo, kemarin.

Continue reading…