Tanah Sultan dan Pakualaman Digugat

tempo-engYOGYAKARTA – Isu penolakan terhadap rencana penambangan pasir besi di enam desa dari tiga kecamatan di pesisir Pantai Kulon Progo kini bergeser menjadi isu penyerobotan tanah petani oleh pemerintah. Petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Lahan Pantai Kulonprogo menyatakan tanah yang akan dijadikan tambang pasir besi oleh PT Jogja Magasa Iron secara sah milik mereka. “Sampai kapan pun kami akan mempertahankan lahan kami, kami akan terus bertani,” kata koordinator PPLP dalam diskusi publik bertema “Membedah Status Sultan Ground dan Pakualaman Ground dalam Keistimewaan Yogyakarta” di Auditorium Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kemarin.

Continue reading…

Share

BUNTUT DISKUSI TANAH KERATON: Petani Pesisir Kulon Progo Bela George Aditjondro

tempo-engYOGYAKARTA — Petani lahan pantai Kulon Progo membela George Aditjondro yang dilaporkan oleh Forum Masyarakat Yogyakarta ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik Keraton. “Para petani justru membela George karena dia jelas-jelas menginginkan Sultan bisa mengayomi para petani,” ujar Widodo, salah satu koordinator Paguyuban Petani Lahan Pantai Kulon Progo, kemarin.

Continue reading…

Share