Polisi Hutan Kesulitan Menangkap Pencuri Kayu

tempo-engMAROS — Polisi hutan di Dinas Perkebunan dan Kehutanan Maros kesulitan menangkap pelaku pencurian kayu di kawasan hutan lindung di Kabupaten Maros karena terbatasnya aparat. Jumlah polisi hutan di sana baru 10 orang, empat di antaranya perempuan. “Kalau personel ini yang diandalkan untuk menjaga hutan lindung sekitar 34 ribu hektare, kami masih sangat kesulitan,” ujar Kepala Seksi Perlindungan dan Pengamanan Hutan Dinas perkebunan dan Kehutanan Maros Komandan polisi hutan Abdul Muttalib di kantornya kemarin.

Continue reading…

Share

Degradasi Hutan

logokompascomKebutuhan terhadap logam, bahan bakar, dan perkebunan menjadi penyebab mengapa hutan-hutan konservasi ataupun hutan lindung terus-menerus terdegradasi.

Ekosistem hutan sebagai penyangga kehidupan makhluk hidup dibongkar. Buntutnya, manusia menuai bumerang yang dilemparnya, mulai bencana tanah longsor, banjir, hingga kekeringan melanda sejumlah daerah di Indonesia. Sejatinya, hutan konservasi, seperti taman nasional, cagar alam, atau suaka margasatwa, didesain untuk melindungi kekayaan hayati bumi. Tak kalah penting, hutan terlindungi itu berfungsi sebagai daerah serapan air dan penyeimbang segala aktivitas manusia yang cenderung merusak lingkungan.

Continue reading…

Share

Taman Nasional Tergusur

logokompascomMedan, Kompas – Lebih dari separuh luas Taman Nasional Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, bakal tergusur pertambangan emas setelah Mahkamah Agung mengabulkan permohonan uji materi PT Sorikmas Mining atas SK Menhut Nomor 126-Menhut-II/2004 tentang penunjukan hutan di Mandailing Natal sebagai Taman Nasional Batang Gadis seluas 108.000 hektar. MA membatalkan peninjauan kembali yang diajukan Kementerian Kehutanan. Continue reading…

Share