Banjir Bandang Sigi bukan karena Pembalakan Liar

PALU–MICOM: Banjir bandang yang melanda Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (3/12), bukan disebabkan pembalakan liar di wilayah itu.

“Bencana banjir itu sama sekali bukan illegal logging (pembalakan liar), tetapi karena ada tiga aspek yang paling berperan,” kata Kepala Balai Taman Nasional Lore-Lindu (BTNLL) Harijoko, di Palu, Jumat (16/12).Ia mengatakan tim BTNLL yang menyurvei dan meneliti lokasi banjir di Desa Bolapapu tidak menemukan indikasi terjadi pembalakan liar. Tim memang menemukan beberapa potongan kayu dari hasil tebangan yang terbawa banjir tapi bukan hasil pembalakan liar. Potongan kayu-kayu tersebut berasal dari kebun masyarakat yang terbawa banjir.BNTLL memastikan banjir bandang di Kulawi disebabkan faktor alam. Tiga faktor penyebab terjadinya banjir bandang di sana, yakni curah hujan tinggi, batu-batuan rapuh, dan tumbuhan penyerap air sudah berkurang. Continue reading…

Share

Polisi Hutan Kesulitan Menangkap Pencuri Kayu

tempo-engMAROS — Polisi hutan di Dinas Perkebunan dan Kehutanan Maros kesulitan menangkap pelaku pencurian kayu di kawasan hutan lindung di Kabupaten Maros karena terbatasnya aparat. Jumlah polisi hutan di sana baru 10 orang, empat di antaranya perempuan. “Kalau personel ini yang diandalkan untuk menjaga hutan lindung sekitar 34 ribu hektare, kami masih sangat kesulitan,” ujar Kepala Seksi Perlindungan dan Pengamanan Hutan Dinas perkebunan dan Kehutanan Maros Komandan polisi hutan Abdul Muttalib di kantornya kemarin.

Continue reading…

Share