Menhut Ancam ‘Sikat’ Perusahaan tidak Peduli Lingkungan

media_indonesiaBATULICIN–MICOM: Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengancam menindak perusahaan tambang dan perkebunan yang tidak peduli lingkungan di Kalimantan Selatan (Kalsel).”Kalsel ini kaya. Banyak perusahaan besar dalam dan luar negeri mengeruk sumber daya alam di sini. Tetapi kepedulian terhadap lingkungan masih kurang,” katanya saat meresmikan kawasan Konservasi Flora dan Fauna Jhonlin Lestari yang dikelola PT Jhonlin Group di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (7/12).

Perusahaan tambang dan perkebunan yang tidak peduli lingkungan, katanya, perlu ditindak. Untuk itu perlu keberanian kepala daerah. “Jika tidak memberikan kontribusi bagi daerah, masyarakat, dan perbaikan lingkungan ya kita sikat saja,” tegasnya.

Menurut Zulkifli, komitmen PT Jhonlin Group membangun kawasan konservasi flora dan fauna serta gerakan reklamasi dan penghijauan, meski tergolong perusahaan tambang kecil, perlu didukung. Karena itu, ia berharap perusahaan tambang skala besar yang beroperasi di Kalsel dapat melakukan kegiatan serupa.

Hal serupa juga dikemukakan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin yang mengharapkan puluhan perusahaan tambang dan perkebunan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, termasuk upaya pelestarian lingkungan.

Kawasan konservasi flora dan fauna Jhonlin Lestari dibangun di areal bekas lahan eks PT Kodeco seluas 80 hektare. Di kawasan itu dihuni aneka satwa langka seperti orang utan, uwa-uwa, rusa, burung, dan penangkaran buaya. (DY/OL-01)

Penulis : Denny Susanto

Rabu, 07 Desember 2011 18:28 WIB

***
Share

3 Responses to “Menhut Ancam ‘Sikat’ Perusahaan tidak Peduli Lingkungan”

  1. seprti yang terjadi di desa muara sekalo kc sumay kb tebo jambi.saya sebagai.ketua basis1(spi) tingkat desa. pakta dilapangan yang terjadi.di lakukan oleh perusahaan yang begerak di bidang pengambilan kayu.yang di terbit oleh mentri kehutan.pada tahun.2010.SK IUPHHKT-HT 141/MENHUT-(PT LESTARI ASRI JAYA) 11/201O.TGL 31 MARET.2010.LUAS LHAN 61.495 HKTAR..LAHAN TERSEBUT SUDAH DI KUASAI masyarakat.tampa ada kerja sama, pihak perusahaan tidak akan bisa.yng jelas tanpa ada dukungan dari pihak kepala desa…sedangkan peraturan mentri kehutan. hutan untuk kelestarian masyarat .mengapa pihak perusahaan perampas begitu saja.udah melakukan pelanggaran hak sasi petani.pk mentri tolong tegas kan kepada pihak prusahaan.saya sebagai ketua basis 1(spi) ditngkat desa. yng memantai.tiga balah pihak.1 pihak masarakat sekitar hutan.2 mengawasi pihak perusahaan.3 pihak pemerintah dibidang kehutanan.tampa dukungan pemerintah phk perusahaan tidak akan bisa.perusahaan tanpa ada kerja sama dengan masyrakat sekitar hutan juga tidak akan bisa.saya sepenuh nya,yang memegang kuasa masayrakat.lhan tersebut masyakat di ambilkemli.sedangkan lahan tersebut sudah di lc,sebagian hasil petani sebagai penumbag tidak ada di bayar.trmks.

  2. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai indonesia.Benar benar sangat bermamfaat dalam menambah wawasan kita menjadi mengetaui lebih jauh mengenai indonesia.Saya juga mempunyai artikel yang sejenis mengenai indonesia yang bisa anda kunjungi di Indonesia Gunadarma

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>