Komnas HAM: 700-800 Kasus Konflik Setahun

komnas-hamKOMPAS.com. Konflik antara warga dan perusahaan perkebunan sawit yang sudah sangat sering terjadi kembali muncul ke permukaan dalam skala nasional dan menarik perhatian publik setelah adanya laporan disertai pemutaran video pembantaian di Gedung DPR kemarin.

Kasus itu disebut terjadi di Mesuji yang awalnya diasumsikan wilayah Provinsi Lampung. Belakangan terungkap bahwa video itu diambil di Sodong, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Desa ini memang berbatasan dengan Mesuji di Lampung.

Catatan Kompas, Komnas HAM telah melakukan penyelidikan dan menghasilkan rekomendasi tentang kasus di Sodong itu. Tim Komnas HAM yang dipimpin Nur Kholis ketika itu, April 2011, juga telah bertemu dengan Bupati dan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, serta Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

Ketika itu, Nur Kholis mengatakan, berbagai konflik lahan yang berujung pada kekerasan dipicu oleh kebijakan perkebunan yang belum punya perspektif HAM.

Dia juga menyebutkan, keberadaan perusahaan perkebunan telah menimbulkan banyak konflik lahan yang melanggar hak ekonomi, sosio-budaya, dan sipil politik masyarakat lokal. Setiap tahun, katanya, Komnas HAM rata-rata menerima 700-800 kasus konflik lahan antara perusahaan dengan masyarakat lokal.

Kasus terbanyak adalah konflik lahan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Dalam setiap kasus, Komnas HAM menemukan pelanggaran terhadap hak ekonomi, sosio-budaya, dan seringkali berakhir dengan kekerasan yang merupakan pelanggaran hak sipil-politik. Korban yang jatuh biasanya adalah masyarakat kecil. (Irene Sarwindaningrum | Marcus Suprihadi).

www.kompas.com, Kamis, 15 Desember 2011

http://regional.kompas.com/read/2011/12/15/12241924/Komnas.HAM.700800.Kasus.Konflik.Setahun

Share

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>