Jokowi Mau Indonesia Seperti Skandinavia, Makmur dari Hutan

TEMPO.CO, YOGYAKARTA – Presiden Joko Widodo mengaku takjub dengan cara kerja negara negara Skandinavia yang selama ini dikenal bisa hidup makmur hanya hutan yang mereka miliki. Skandinavia merujuk negara seperti Norwegia, Swedia, Denmark, juga Finlandia. “Beberapa negara Skandinavia bisa kaya raya dari hutan saja, bukan dari yang lain,” ujar Jokowi saat menghadiri Hari Menanam Pohon Indonesia di Desa Karangasem Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta Sabtu 9 Desember 2017.

Jokowi pun mengaku terkesima usai bertemu pemerintah Finlandia belum lama ini. Sebab negara itu pendapatan negaranya sebagian besar didominasi dari mengelola hasil hutan seperti menjual kayu. “80 persen income (Finlandia) dari hutan, padahal kita ini menanam apa apa juga akan hidup,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, Indonesia belum serius mengelola hutannya. Sehingga sampai sekarang belum bisa mengandalkan hutan untuk memakmurkan hidup masyarakat. Seperti yang sudah dilakukan negara negara Skandinavia.

Jokowi pun menuturkan maraknya bencana seperti banjir juga longsor tak hanya karena faktor cuaca ekstrem. Tapi juga dipengaruhi karena alam yang belum dirawat sungguh sungguh. Jokowi percaya pengelolaan hutan yang baik akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Tidak hanya hasilnya berupa kayu namun juga hasil non kayu yakni sumber pangan, sumber obat, sumber gizi dari jenis buah buahan yang ada. “Kalau kita serius menangani hutan, itu sebenarnya bukanlah sesuatu yang sulit,” ujarnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menuturkan untuk mewujudkan gerakan percepatan rehabilitasi hutan dan lahan, pemerintah setiap tahun menyediakan 50 juta batang pohon yang ditangani 50 unit persemaian permanen. Menurut Siti, kementeriannya telah membentuk 600 unit kebun bibit rakyat. Di mana tian kebum bibit itu mampu memproduksi 20-30 ribu bibit pertahun.

” Sejak tahun 2014, areal penanaman pohon di seluruh provinsi Indonesia yang dilakukan sudah tercapai sekitar 4,22 juta hektar,” ujar Siti.

Langkah mengintensifkan penanaman pohon itu guna mengurangi lahan kritis di Indonesia yang pada tahun 2013 melalui survei tercatat sebanyak 24 juta hektar. “Kami akan survei kembali kondisi laham kritis ini tahun 2018 nanti,” ujarnya.

Sumber:
https://nasional.tempo.co/read/1040945/jokowi-mau-indonesia-seperti-skandinavia-makmur-dari-hutan

Share

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>