Inilah Peta Konflik Lahan di Mesuji

SENGKETA DI MESUJI : Warga Harapkan Penyelesaian Konflik

Jakarta, Kompas – Warga yang terlibat konflik berdarah, terkait sengketa tanah di wilayah di Mesuji, Lampung maupun Sumatera Selatan, menunggu solusi permanen terkait kasus itu. Hukuman bagi pelaku pembunuhan harus dijatuhkan untuk memberikan efek jera.Inilah Peta Konflik Lahan di Mesuji..

Inilah Peta Konflik Lahan di MesujiChichan, warga Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel, Kamis (15/12), mengakui, penyelesaian konflik antara warga dan PT Sumber Wangi Alam (SWA) yang menimbulkan tujuh orang tewas pada 21 April lalu tak memuaskan. Belum ada kepastian hukum terkait obyek lahan sawit seluas 928 hektar yang disengketakan. Auktor intelektualis pelaku kekerasan terhadap warga belum diproses pidana.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Sabaruddin Ginting menjelaskan, Polri menetapkan enam tersangka terkait bentrokan di Sungai Sodong. Lima tersangka adalah karyawan PT SWA yang membunuh secara sadis dua warga. Tersangka lain adalah warga Sodong yang diduga membunuh lima karyawan PT SWA secara sadis pula. Terdakwa dari warga sudah divonis di Pengadilan Negeri Ogan Komering Ilir. Lima tersangka dari perusahaan masih diadili.

Terkait video kekerasan sadis, yang diputar di DPR, Rabu, dipastikan terjadi di Sodong. Ratusan warga Sungai Sodong yang marah menyerbu perumahan pekerja PT SWA. Lima pekerja PT SWA pun tewas.

Diakui Lia, warga Sungai Sodong, Mesuji, terjadi pencampuradukan fakta di Sodong dengan konflik di Mesuji, Lampung.

Menurut Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Kamis, pemerintah tak tinggal diam terhadap dugaan pembunuhan warga di Mesuji, Lampung. Kepala Polri dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan diminta menyelidiki kasus itu.

Johny Nelson Simanjuntak, anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, meragukan kebenaran laporan tentang pembunuhan 30 warga di Mesuji, Lampung, oleh aparat terkait konflik lahan untuk perkebunan kelapa sawit. (jon/ire/ato)

Kompas, 16 Desember 2011

http://cetak.kompas.com/read/2011/12/16/01495374/warga.harapkan.penyelesaian.konflik

***

Leave a Reply